Mengatasi Nyeri karena Haid Dengan Cepat

Otot dinding Rahim pada wanita setiap saat akanmengalami kontarksi yang sangat lembut, bahkan saking lembutnya kontraksi tersebut sama sekali tidak dirasa. Tapi bedanya ketika masa menstruasi tiba pergerakan kontraksi akan semakin kencang yang disebabkan adanya proses menggugurkan pembuluh darah yang menebal pada dinding Rahim, sehingga menimbulkan rasa nyeri. Selain itu juga rasa nyeri pada saat menstruasi di picu karena adanya pergerakan zat kmia prostaglandin pada tubuh sehingga pergerakan kontraksi pada Rahim semakin kuat. Tak hanya itu saja prostaglandin juga menimbulkan beberapa gejala lainnya seperti kram perut, mual, diare, lemas, dan sakit kepala.

Cara Cepat Mengatasi Nyeri Haid

Bila kita termasuk wanita pekerja yang selalu mengalami rasa nyeri yang luar biasa disaat hari pertama haid, janganlah khawatir sebab berikut adalah beberapa cara tepat untuk mengatasi nyeri pada saat menstruasi.

1. Lakukan Olahraga Ringan

Rasa nyeri yang tidak tertahankan terkadang membuat seseorang tidak tahan menahannya. Namun dengan melakukan olahraga ringan sangat berguna untuk memperlancar peredaran darah yang baik untuk tubuh. Lakukakanlah pergerakan kecil peregangan tubuh dalam waktu yang rutin. Dengan begitu rasa nyeri yang diakibatkan oleh haid akan sedikit demi sedikit menghilang secara perlahan.

2. Minum Jamu Kunyit Asam

Obat herbal yang satu ini sudah dipercaya terbukti ampuh memiliki kualitas sangat baik untuk kesehatan. Salah satu dengan mengonsumsi minuman jamu kunyit asem ini terbukti mampu meredakan nyeri haid.

Caranya:

  • Siapkan 15-30 gram daun dewa, dan asam jawa
  • 20 gram kunyit dan 600 cc air
  • Rebus secara bersamaan, dan tunggu hingga air mendidih
  • Saring hasil rebusan tadi diamkan hingga hangat, dan minum
  • Minum larutan ini sehari dua kali
READ  Mengatur Pola Makan Untuk Menunjang Aktifitas Anda

3. Konsumsi Obat Pereda Nyeri

Jika sudah tidak kuat lagi menahan rasa nyeri. Anda bisa mengonsumsi obat Pereda nyeri, namun jangan sembarang untuk membeli obat tersebut sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter agar mendapatkan obat Pereda nyeri terbaik dan aman untuk dikonsumsi.

4. Kompres Air Hangat

Mengompres perut dengan menggunakan air hangat bisa membuat otot di sekitar abdomen lebih relaks. Sehingga bisa mengurangi atau menyembuhkan rasa nyeri yang muncul saat haid. Cara mengompres ini bisa dilakukan dengan cara menggunakan handuk atau botol dan letakan dibagian perut bagian bawah. Diamkan hingga rasa nyeri mulai menghilang.

5. Minum Air Hangat

Saat sedang haid, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak cairan daripada biasanya sehingga hal ini perlu diseimbangkan dengan mengonsumsi cukup air putih. Sebagai cara memberikan rasa yang lebih nyaman lagi pada bagian perut yang nyeri, sebaiknya konsumsi air hangat.

6. Jaga Pola Makan Teratur

Sebagian wanita yang sedang menderita nyeri haid sering mengalami penurunan nafsu makan hingga ada saja yang tidak mau makan. Padahal ini tidak baik untuk kesehatan dan justru akan menimbulkan penyakit lainnya. Walau begitu kita harus mengatur pola makan kita agar bisa menjaga keseimbangan kerja organ tubuh kita, sehingga rasa nyeri bisa berkurang.

7. Konsumsi Asupan Bergizi

Kebanyakan wanita di Indonesia tidak memperhatikan asupan makanan atau minuman yang dikonsumsi saat menderita nyeri haid. Ini tentu tidak baik untuk kesehatan, yang ada hanya akan memperburuk kondisi kesehatan. Mulailah dengan merubah asupan dengan yang bergizi.

Pada saat kita sedang haid hindari makanan berlemak tinggi, mengandung banyak MSG dan bahan pengawet lainnya. Sebaliknya konsumsi makanan yang bisa dipercaya mengurangi rasa nyeri, yaitu nanas, brokoli, pisang, ikan salmon, bayam, ayam tanpa lemak dan dark chocolate.

READ  Tips Ampuh Menghilangkan Sakit Kepala

Segera Konsultasikan Kedokter

Jika kita sering mengalami nyeri yang hebat disetiap haid dan tak kunjung reda, segeralah lakukan pemeriksaan berlanjut ke dokter. Tujuannya untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana kondisi Rahim yang sebenarnya, apakah masih dalam keadaan baik-baik saja atau tidak. Dengan begitu menjadi lebih tahu penanganan atau solusi seperti apa yang harus dilakukan selanjutnya agar tidak mengalami nyeri haid yang bekelanjutan.

Tags: