Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

Keberadaan gas diperut itu sangat alami. Gas bisa terbentuk karena saat bakteri di usus besar memecah sisa makanan. Gas akan keluar dalam bentuk sendawa atau kentut. Dan apabila gas tidak keluar dalam tubuh akan mengakibatkan perut menjadi kembung. Perlu kita ketahui, bayi sangat rentan mengalami masalah perut kembung. Karena system pencernaan bayi baru lahir belum matang.

Bayi yang baru lahir bisa mengeluarkan lebih banyak gas daripada orang dewasa. Dan untuk kita merasa khawatir karena perut bayi kita sering mengalami perut kembung maka tidak usah khawatir. Yuk coba ikuti 4 cara alami ini menghilangkan perut kembung pada bayi.

  1. Tekan lembut pada perut bayi

System pemcernaan bayi yang belum matang dipengaruhi oleh udara yang tertelan, yang akhirnya membentuk gelembung di perut bayi. Dengan memberikan tekanan lembut ke perut bayi kita dapat membantu melepaskan beberapa gelembung. Caranya:

  • Letakkan 2 jari kita dibawah pusar bayi dan tekan kebawah dengan lembut.
  • Hindari menekan terlalu keras.
  • Tahan selama 3-5 detik dan lepaskan.
  • Memijat perut bayi dengan Gerakan kebawah juga dapat membantu meringankan rasa sakit akibat gas.
  1. Penyebab Bayi KembungBikin bayi sendawa (cegukkan) dengan tepat
    Memberi bayi waktu sendawa setelah menyesui dapat membantu menghilangkan udara berlebih melalui mulut sebelum terperangkap dalam system pencernaan. Jika bayi sering kembung. Anda mungkin hanya harus membuatnya bersendawa beberapa kali selama 1 kali menyusui. Saat menyusui sering-sering lah beristirahat untuk menrpuk bayi dengan lembut di punggungnya sampai ia bersendawa dan mulai menyusui kembali.3. Kebiasaan Makan
    beberapa cara terbaik untuk menghilangkan rasa sakit gas pada bayi adalah dengan mencegahnya sejak awal. Cara pencegahan ini bisa saat pemberian makanan yang salah dan menyebabkan kelebihan gas. Untuk itu kita harus memberi makanan atau susui bayi dengan cara yang benar. Bayi juga bisa menjadi kembung jika enzim dari makanan mengandung gas ditransfer melalui ASI. Untuk ibu kita sebagai ibu hamil tidak direkomendasikan dilarang mengonsumsi kacang dan kembang kol saat akan menyusui.

    4. Pemakaian Botol Susu
    Bayi yang diberi susu lewat botol dapat menelan banyak gas. Untuk mengatasi ini miringkan botol pada sudut agar mulut bisa menyentuh seluruh permukaan putting botol. Kalua tidak bayi akan mengisap udara jadi lebih banyak udara yang tertelan berarti berpotensi lebih banyak gas. Jika memberi susu formula, begitu botol selesai dikocok diamkan dulu biarkan gelumbung hilang.

Bayi sering mengalami perut kembung saat berusia 0-3 bulan serta 6-12 bulan. Perut kembung terjadi karena saluran pencernaan bayi perlu beradaptasi kembali untuk mencerna jenis-jenis makanan pendamping air susu ibu (MPASI). Berikut adalah beberapa factor yang dapat menyebabkan perut bayi kembung:

  • Makan dan minum saat bermain

Sebenarnya wajar wajar saja jika saat makan dan minum, ada sedikit udara yang ikut tertelan. Namun masalahnya jika bayi diberi makan atau minum sambal bermain ia akan cenderung menelan lebih cepat, sehingga semakin banyak udara yang dapat ikut tertelan masuk kedalam lambung.

  • Kurang minum

Bayi yang kurang minum berisiko mengalami sembelit,kondisi ini sering disertai dengan keluhan sakit perut dan kembung. Oleh karena itu pastikan jumlah ASI yang cukup. Kita juga bisa menambahkan air mineral bagi bayi yang sudah berusia di atas 6 bulan.

  • Menangis terlalu lama

Bayi menangis adalah hal yang wajar. Tapi jika ia menangis terlalu lama ia akan banyak udara yang masuk melalui mulut ke saluran pencernaannya. Hal ini akan mengakibatkan bayi kembung.

READ  Tips Aman Mencegah Kerusakan kulit Saat Beraktivitas di Bawah Sinar Matahari
Tags: