Tips Ampuh Untuk Berhenti Merokok

Untuk orang yang perokok aktif mungkin berhenti merokok itu akan sangat sulit. Tetapi bukan hal yang mustahil juga selagi itu ada tekad dan niat untuk berhenti pasti kita bisa. Perlu kita ketahui bahwa penyakit-penyakit akibat rokok setidaknya telah merengut 235 ribu jiwa per tahun di Indonesia. Nah salah satu tips untuk kita berhenti merokok dan sudah terbukti efektif dan banyak orang yang mencobanya adalah dengan cara berolahraga. Rutin berolahraga bisa membuat kita berhenti merokok.

Jika kita sudah membulatkan tekad untuk behenti merokok selamanya maka kita perlu mengenali berbagai gejala sakau rokok atau efek dari ketergantungan pada rokok. Berhenti merokok akan menimbulkan gejala yang berbeda-beda pada setiap orang, namun biasanya cukup menganggu untuk melakukan aktivitas rutin. Hal ini dapat memengaruhi kondisi fisik atau psikologis seseorang.

Gejala fisik yang akan muncul ketika kita berhenti merokok:

  • Merasa lemas
  • Mengalami gejala flu, sakit tenggorokan dan batuk
  • Sensasi dingin pada bagian terujung bahu (jari tangan dan kaki, kepala)
  • Pusing
  • Nafsu makan meningkat
  • Mual dan kram
  • Berkeringat tanpa sebab
  • Mulut asam dan pahit

Sementara untuk efek emosional dan psikologis yang mungkin muncul karena kita berhenti merokok adalah:

  • Perubahan mood secara drastic
  • Sulit berkonsentrasi
  • Insomnia dan gejala-gejala depresi
  • Ngidam yang tak tertahankan untuk merokok lagi
  • Kecemasan dan kebosanan

Cara berhenti merokok dengan olahraga

Perlu kita ketahui bahwa berhenti meroko dan kebiasaan berolahraga adalah merupakan 2 hal yang harus dilakukan bertahap tapi berkelanjutan. Dan untuk memulai aktif olahraga sebagai cara berhenti dari aktifitas merokok adalah sebagai berikut:

  • Tentukan waktu untuk kita berolahraga secarat rutin seperti setiap pagi atau sore.
  • Dalam sehari sempatkan waktu sekitar 30 menit dalam satu hari untuk berolahraga, minimal 3-5 hari per minggu.
  • Pilij jenis aktifitas olahraga yang cocok dan kita suka sesuai dengan keinginan anda.
READ  Mengatasi Kulit Wajah Berminyak Dengan Alami

Sesak napas saat olahraga adalah hal yang lumrah terjadi pada perokok yang baru mencoba. Ketika napas sudah mulai ngos-ngossa segera beehenti olahraga dan istirathal sejenak. Untuk menghindari hal ini maka mulailah dengan perlahan apa lagi jika kita belum pernah aktif dalah olahraga sebelumnya.

Setelah tubuh beradaptasi dengan rutin olahraga maka perlahan akan membaik dan kita bisa tingkatkan intensitas olahraga kita secara bertahap. Lambat laun olahraga akan terasa lebih mudah.

Bagaimana olahraga bisa membuat kita berhenti merokok?

Meski terdengar aneh tetapi nyatanya mengubah kebiasan merokok dengan cara berolahraga adalah strategi terbaik untk mulai berhenti merokok. Gambaran besarnya, rutinitas baru ini dapat memperbaiki mood dan membantu mengalihkan pikiran kita dari rokok. Olahraga secara rutin juga membuat tubuh kita lebih sehat kembali sehingga tidak memunculkan kebutuhan akan merokok lagi.

Di samping itu olaharaga juga menjadi cara berhenti merokok yang efektif berkat berbagai perubahan yang baik dihasilkan oleh dalam tubuh.

1. Olahraga mengurangi efek nikotin

Nikotin adalah zat yang secara alami ditemukan dalam tembakau. Efek ketergangtugannya bahkan sama kuat seperti heroin atau kokain. Nikotin juga menekan mood depresan dan memengaruhi aliran antara sel saraf. Faktanya nikotin dari asap bisa mencapai otak lebih cepat ketimbang obat-obatan yang disuntikan lewat pembuluh darah.

Bahkan hasil penelitian menunjukan jika seseorang rutin berolahraga selama 2 minggu berturut-turut rutin beraktifitas fisik cenderung lebih jarang menunjukan gejala sakau rokok.

2. Mengatasi lapar berlebih

Perokok biasanya lebih tahan lapar atau cepat kenyang. Selain karena efek racunnya mengacaukan produksi hormone lapar ghrelin dan asam lambung. Sebagian asap yang masuk ke dalam tubuh dan tertelan oleh perut sehingga membuat perut terasa kembung dan lebih penuh.

READ  Tips Menghilangkan Aroma Bau Kaki

Ketika kita berhenti merokok, produksi hormone tubuh akan kembali lebih teratur dan lambung tidak akan lagi mengembang karena terisi gas. Itu karena terisi gas asap rokok. Itu mengapa berhenti merokok bisa membuat berat badan menjadi naik.

3. Mengatasi stress dan kecemasan

Rokok sering dianggap sebagai penghilang stress. Namun nyatanya, racun rokok justru akan menjadi radikal bebas dalam tubuh yang dapat memicu respon stress, baik secara emosional maupun fisik. Olaharaga secara rutin bisa melatih tubuh kita untuk bisa merespon stress dengan baik. Olahraga menurunkan produksi hormone stress kortisol yang memunculkan berbagai gejala stress dan cemas berlebihan.

Tags: